Seperti yang kita ketahui bumi planet tempat kita tinggal memiliki
banyak lapisan di dalamnya. Secara garis besar ada 3 lapisan yaitu kerak
bumi (crust), selubung (mantle) dan inti bumi (core). Namun kesemuanya
itu terbagi lagi menjadi 7 lapisan, berikut penjelasannya.
Kerak bumi (crust) sering dikenal dengan lempeng tektonik karena bagian inilah yang bergerak membuat gempa bumi dan gunung berapi. Kerak bumi ini terbagi 2 jenis yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra meliputi 65% dari luas kerak bumi dan seluruhnya tertutup oleh lautan dan samudra yang rata-rata 4 km. Kerak samudra memiliki ketebalan 5 – 15 km. Sementara Kerak benua meliputi 79 % dari isi volume kerak bumi. Mempunyai ketebalan sekitar 30 – 35 km.
Kerak bumi (crust) sering dikenal dengan lempeng tektonik karena bagian inilah yang bergerak membuat gempa bumi dan gunung berapi. Kerak bumi ini terbagi 2 jenis yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra meliputi 65% dari luas kerak bumi dan seluruhnya tertutup oleh lautan dan samudra yang rata-rata 4 km. Kerak samudra memiliki ketebalan 5 – 15 km. Sementara Kerak benua meliputi 79 % dari isi volume kerak bumi. Mempunyai ketebalan sekitar 30 – 35 km.
Kemudian setelah kerak bumi adalah selubung
(mantle). Selubung terbagi 3 bagian, atas, transisi dan bawah. Selubung
bagian atas (upper mantle) diperkirakan terdiri dari batuan yang
meleleh atau berbentuk seperti pasta akibat suhunya yang cukup tinggi,
selubung inilah yang menggerakkan kerak bumi atau lempeng tektonik yang
memiliki ketebalan lapisan sekitar 35 – 400 km. Kemudian selubung bagian
transisi (transition zone) memiliki bentuk yang setengah padat dan
setengah cair, memiliki ketebalan lapisan sekitar 400 – 700 km. Terakhir
adalah selubung bagian dalam atau bawah (lower mantle) yang memiliki
ketebalan 700 – 2900 km dan memiliki suhu yang cukup tinggi sekitar 3000
derajat celcius. Pada zona ini tekanan dan temperatur sudah sedemikian
besar.
Gambar 1 Bagian-bagian perlapisan bumi
Kemudian setelah lapisan selubung (mantle) dilanjutkan lapisan inti
(core). Lapisan inti bumi terdiri dari 2 bagian yaitu inti luar atau
outer core dan inti dalam atau inner core. Pada lapisan inti bumi sangat
kaya akan mineral besi (Fe) dan nikel (Ni). Pada inti luar bentuknya
bersifat pasta yang mirip dengan selubung atas dan inti luar
ini memiliki ketebalan 2900 – 5100 km. Terakhir lapisan bumi yang
paling dalam adalah inti dalam. Sama dengan inti luar, inti dalam kaya
akan mineral besi dan nikel. Hanya saja bentuk dari inti dalam bumi
berbentuk padat yang pejal disertai dengan tekanan dan temperatur yang
luar biasa tinggi. Diperkirakan suhunya mencapai 4000 derajat celcius.
Gambar 2 Planet Bumi di Foto lewat satelit
Sumber data :
1. Earth Resources oleh Brian J. Skinner, 1976, Prentice Hall, USA.
2. The Evolving Earth : in Physical Geology oleh Frederick J. Sawkins, 1978 Macmillan Publishing Co. Inc.
Sumber Gambar 1 : Pubs.usgs.gov, United States Geology Sosiety
Sumber Gambar 2 : earthobservatory.nasa.gov, NASA.
2. The Evolving Earth : in Physical Geology oleh Frederick J. Sawkins, 1978 Macmillan Publishing Co. Inc.
Sumber Gambar 1 : Pubs.usgs.gov, United States Geology Sosiety
Sumber Gambar 2 : earthobservatory.nasa.gov, NASA.






0 komentar:
Posting Komentar